Berantas AIDS dan Seks Bebas dengan Syariah

29 12 2010

By,Gusmawati

Tanggal 1 Desember lalu baru saja Hari AIDS se-Dunia diperingati, tentu momen ini mengingatkan kita sebuah kampanye berskala nasional bertajuk “Pekan Kondom Nasional” (PKN) yang diselenggarakan 2007 lalu , yaitu pada 1-8 Desember 2007. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pemahaman dan penggunaan kondom sebagai salah satu cara untuk mengatasi Infeksi Menular Seksual (IMS), khususnya HIV; suatu virus yang menyerang sel darah putih manusia dan menyebabkan menurunnya kekebalan tubuh sehingga tubuh mudah terserang (terinfeksi) penyakit. Adapun AIDS adalah Acquired Immune Deficiency Syndrome, yaitu timbulnya sekumpulan gejala penyakit yang terjadi karena kekebalan tubuh menurun akibat adanya virus HIV di dalam darah. Berikut Data survei terakhir Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyebutkan sebanyak 5.912 wanita di umur 15-19 tahun secara nasional pernah melakukan hubungan seksual.Temuan tersebut mengacu Survei Kesehatan Reproduksi Remaja Indonesia tahun 2007.
Bertolak dengan itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung, mengharamkan kondomisasi karena akan melegalkan seks bebas di daerah itu. Baca entri selengkapnya »

Iklan




Selamatkan Generasi dari Seks Bebas

29 12 2010

by Ina Suryana,

Pergaulan bebas yang berujung pada seks bebas kian merajalela, tidak hanya remaja, tapi juga orang dewasa, dari rakyat hingga aparatur negara,, ya sangat mudah melihat fakta itu karena bisa dilihat secara langsung (dilingkungan sekitar kita, dikampus, mall, tempat bekerja bahkan lingkungan sekitar tempat ibadah) atau lewat media TV, internet, koran, majalah (salah satu contohnya,, masih ingat ’kasus Ariel’). Data Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) pada 2010 menunjukkan, 51 persen remaja di Jabodetabek telah melakukan seks pra nikah.

Seorang mahasiswa mengatakan sering melakukan hubungan seks dengan pacarnya di kamar asrama tempat dia tinggal, bahkan pacarnya tersebut pernah melakukan aborsi sebanyak 2 kali akibat hubungan mereka tersebut. Menurutnya hubungan tersebut dialakukan pada saat siang hari karena tamu hanya diperbolehkan berada di dalam asrama sampai dengan jam 09.00 malam.Masi di kota yang sama, seorang mahasiswa mengatakan bahwa sebagian besar mahasiswa di sana sudah pernah melakukan hubungan seks dengan pasangannya yang notabene adalah pacarnya. Hubungan seks tersebut biasanya dilakukan dikos putra dan ada juga yang dilakukan di kos putri pada saat teman-temannya yang lain pergi kuliah atau pada saat kos lagi kosong, serta ada juga yang melakukannya di hotel (motel) atau tempat yang menyediakan jasa tempat untuk melakukan hubungan seks secara bebas. Katanya lagi pernah dilakukan razia gabungan oleh petugas polisi, satpol pp dan warga ke sebagian kos baik putra maupun putri dan hasilnya sangat mengejutkan yaitu ditemukan ratusan kondom Baca entri selengkapnya »





BERANTAS SEKS BEBAS HANYA DENGAN ISLAM

29 12 2010

by Sri Damayanti,

Kondisi zaman sekarang berbeda dengan yang dulu, zaman sekarang dikatakan sebagai zaman yang sudah maju dan berkembang. Inilah pendapat yang ada didalam masyarakat sekarang. Apakah sebuah kebenaran jika kondisi sekarang dikatakan maju? Inilah yang menjadi pertanyaan besar bagi negeri ini.
Pemuda itu dikatakan sebagai tonggak bagi kemajuan sebuah negara. Jika kita lihat apakah pemuda negeri ini sudah menjadi tonggak kemajuan, maka ketika melihat fakta ternyata pemuda sekarang malah sedang mengalami kemuduran. Pemuda negeri ini sedang terjebak dalam balutan pergaulan bebas, jumlah pelajar atau mahasiswa yang melakukan seks bebas semakin banyak, tingkat aborsi, pemakaian kondom juga semakin menjamur.

Majalah-majalah porno dijual di sembarang tempat dengan pembeli yang bebas bagi siapa saja. Acara-acara telivisi, dengan adegan yang tidak senonoh, dan bahkan rumah-rumah bordir bertaburan dimana-mana. Inilah yang menjadi contoh bagi remaja dan pemuda negeri ini. Mereka belajar dari televisi, kaset-kaset tak senonoh yang akhirnya mereka lakukan secara riil dalam kehidupan pergaulan mereka. Mereka menjadi cepat matang dalam hal seksual sebelum waktunya. Baca entri selengkapnya »





“BUDAYA SEKS BEBAS MENJERAT REMAJA”

25 12 2010

By: IkaErmayana,

Orang yang berakal itu adalah orang yang diikat oleh akalnya dari segala perbuatan tercela.” (Imam Syafi’i)

Fakta
Sejumlah penelitian yang dilakukan terhadap para remaja menunjukkan kecenderungan revolusi perilaku remaja dalam urusan seks. Seperti hasil survei Synovate Research tentang perilaku seksual remaja (15 – 24 tahun) di kota Jakarta, Bandung, Surabaya dan Medan, September 2004 lalu. Hasilnya, 44% responden mengaku mereka sudah pernah punya pengalaman seks di usia 16-18 tahun. Sementara 16% lainnya mengaku pengalaman seks itu sudah mereka dapat antara usia 13-15 tahun. Selain itu, rumah menjadi tempat paling favorit (40%) untuk melakukan hubungan seks. Sisanya, mereka memilih hubungan seks di kos (26%) dan hotel (26%). (penapendidikan.com, 02/04/08)

Penelitian mutakhir dilakukan oleh Dr. Rita Damayanti saat meraih program doktoralnya di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. Ia meneliti 8.941 pelajar dari 119 SMA atau yang sederajat di Jakarta, tahun 2007 lalu. Hasilnya, sekitar 5% pelajar telah melakukan perilaku seks pranikah. Pada perkembangannya, di tahun 2010, BKKBN melakukan survei dan hasilnya cukup mengejutkan, yakni 51% remaja Jabodetabek mengakui telah melakukan seks pranikah. Baca entri selengkapnya »





PERANG SEMESTA MELAWAN PERGAULAN BEBAS !!

25 12 2010

by RACHMAYANTI

FAKTA….
JAKARTA (Arrahmah.com) – Program Pekan Kondom Nasional (PKN) yang diselenggarakan komite penanggulangan Aids Nasional (KPAN) dan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) diprotes karena dinilai sebagai ajang legalisasi seks bebas.
PKN yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia tanggal 1 Desember dinilai sebagai upaya penggiringan opini masyarakat ke arah pembolehan seks bebas dan dinilai ada motif komersial sebagai ajang promosi produsen kondom tertentu.
Demikian isi pernyataan bersama Medical Emergency Rescue Committee (Mer-c), Forum Umast Islam (FUI), Aliansi Selamatkan Anak Indonesia (SA Indonesia), dan Aliansi Pemuda dan Masyarakat Selamatkan Bangsa (APSB) di Jakarta, Jumat, kemarin. “Jelas, terdapat motif ekonomi yang tidak dapat disangkal lagi. Adanya keterlibatan produsen kondom besar sebagai koordinator PKN 2008,” ungkap ketua presidium Mer-C, Joserizal Jurnalis. Dia menjelaskan, kondom tidak akan berpengaruh pada pengurangan penyebaran virus HIV/AIDS sebab ukuran pori-pori kondom lebih besar daripada ukuran virus HIV. Baca entri selengkapnya »





1 Desember Hari Pelestarian Aids Sedunia????

30 11 2010

by Siti Rahmah
Setiap 1 desember selalu di peringati hari aids sedunia, beraneka ragam di seluruh dunia merayakannya dengan berbagai tema yang di pakai untuk meriahkan peringatan itu. Salah satunya aksi yang di gelar di Jakarta pada tahun 2009, sejumlah aktivis Madani Mental Health Center di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta. Mereka melakukan aksi teatrikal dengan dibungkus kain kafan sebagai simbol betapa berbahayanya Human Immunodeficiency Virus dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS).
Di Bandung, Jawa Barat, ratusan mahasiswa memperingati hari AIDS sedunia di depan kompleks Gedung Sate. Mereka menyerukan waspada terhadap bahaya HIV/AIDS dengan menghindari seks bebas dan narkotik. Sementara sejumlah penderita HIV/AIDS atau yang biasa disebut ODHA di Temanggung, Jawa Tengah, mencoba menggugah masyarakat tidak mengucilkan para penderita HIV/AIDS. Jumlah penderita AIDS di kota ini mencapai 130 orang atau meningkat hingga 300 persen dibanding tahun lalu.
Namun Peringatan Hari AIDS se-Dunia setiap 1 Desember seolah hanya rutinitas. Pada hari itu, semua menjadi latah untuk bicara tentang HIV/AIDS. Baca entri selengkapnya »





KONSPIRASI AIDS YANG MENDUNIA

30 11 2010

by Noor Maulida

Peringatan Hari AIDS se-Dunia setiap 1 Desember seolah hanya rutinitas. Pada hari itu, semua menjadi latah untuk bicara tentang HIV/AIDS. Seperti tahun-tahun sebelumnya, euforia ini hanya berlaku sesaat. Selebihnya, HIV/AIDS menjadi isu yang tak lagi menarik untuk diperbincangkan.
“Adalah sebuah catatan yang sangat menarik bahwa Epidemik AIDS mencuat di tahun 70-an dan telah merenggut sejumlah nyawa yang bilangannya sangat luar biasa, dimana para korban merupakan penduduk negara-negara dunia ketiga selain juga warga kulit hitam dan Hispanik di Amerika”.
Dinyatakan bahwa virus AIDS bersumber dari monyet hijau di benua Afrika yang selanjutnya menjalar melalui manusia yang terkena virusnya melalui warga yang tergigit dan atau karena telah menjadikan monyet bagai api yang berkobar dengan ganasnya ke seluruh benua Afrika yang selanjutnya menyebar ke seluruh bagian dunia di mana telah merenggut jutaan nyawa manusia. Baca entri selengkapnya »








%d blogger menyukai ini: