Ahmadiyah Berulah (Cermin Kegagalan Penguasa Menjamin Rasa Keadilan Umat Islam)

9 02 2011

[Al Islam 543] Bentrokan fisik kembali pecah antara masyarakat dengan jemaat Ahmadiyah, terjadi sekitar pukul 10.30 Wib hari Ahad (6/2/2011), di kampung Pasir Peuteuy, Desa Umbulan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten. Akibatnya tiga orang tewas dan sejumlah lainya luka-luka. Menurut beberapa sumber informasi yang bisa dipercaya, bentrokan dipicu oleh sikap dan pernyataan jemaat Ahmadiyah yang provokatif terhadap masyarakat setempat. Baca entri selengkapnya »

Iklan




Anggaran Pelesiran Pemerintahan SBY Rp 24,5 Triliun

17 01 2011

(tribunnews.com, 16/1/2011)
Janji Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk menghemat anggaran perjalanan pada APBN dan APBD mulai tahun 2011, cuma isapan jempol. Dalam perubahan RAPBN 2011, anggaran dana pelesiran pemerintah sebesar Rp 24,5 trilyun.

Sebelumnya, pada sidang kabinet tanggal 07 Oktober 2010, SBY menyatakan akan mengeluarkan Inpres dan Perpres tentang penghematan anggaran khususnya belanja perjalanan pada APBN dan APBD mulai tahun 2011. Tapi anggaran belanja perjalanan pada RAPBN 2011 sebesar Rp 20,9 trilyun. Dan kini, APBN Perubahan (APBN P) untuk dana pelesiran atau kunjungan ke luar negeri mencapai Rp 24,5 triliun.

Demikian disampaikan Sekjen Forum Indonesia untuk Transparansi (Fitra) Yuna Farhan dalam rilis diterima Tribunnews.com,Minggu (16/1/2011).
“Biaya perjalanan tahun 2011 hampir lima kali lipat anggaran JamKesMas 2011 sebesar Rp 5,6 triliun,” kritik Yuna Farhan. Baca entri selengkapnya »





Sinyal dari Bank Dunia: Bila Harga-harga Terus Melambung, Inflasi Tinggi 2008 Terulang

13 01 2011

(republika.co.id, 13/1/2011)
Bank Dunia pada hari Rabu memperkirakan bahwa ekonomi global akan melambat pada tahun 2011. Lembaga ini juga memperingatkan bahwa harga komoditas bisa memacu kembali terjadinya inflasi tinggi tahun 2008.

Lembaga pemberi pinjaman pembangunan yang berbasis di Washington ini memperkirakan ekonomi dunia akan tumbuh 3,3 persen tahun ini dibandingkan dengan 3,9 persen pada tahun 2010, setahun setelah keluar dari resesi 2009.

Emerging dan negara-negara berkembang diharapkan dapat memperluas 6,0 persen, lebih dari dua kali lipat dari 2,4 persen per tingkat tahunan negara-negara berpenghasilan tinggi, demikian saran yang dituangkan dalam Prospek Ekonomi Global 2011. Baca entri selengkapnya »





“Cabai Holic”

10 01 2011

By Fahrur Rozy
****
Fenomena harga cabai yang telah menembus angka Rp. 120.000,- per kg, di Kalimantan bahkan mencapai Rp. 150.000,- per kg, tentu saja membuat “geger” negeri ini, khusus nya mereka yang keseharian kehidupan nya sangat tergantungan terhadap komoditi cabai. Sebut saja restoran atau rumah makan yang mengkonsumsi cabai cukup besar. Mereka mengeluh karena hingga kini memang belum ada komoditi lain yang mampu menggantikan posisi cabai untuk berbagai kebutuhan masak memasak, seperti sambel misalnya. Opini pun semakin menjadi-jadi, karena harga cabai yang tinggi akan meningkatkan angka inflasi. Hal ini wajar terjadi, karena biasa nya harga cabai per kilo gram nya hanya berkisar sekitar Rp. 25.000,- hingga Rp. 30.000,- saja.

Banyak faktor yang dijadikan kambing hitam alasan Meroketnya harga cabai akhir-akhir ini. Ada yang menuding karena terjadinya anomali iklim yang cukup ekstrim sehingga menyebabkan pasokan menjadi berkurang. Hukum ekonomi menyatakan, jika barang yang tersedia sedikit, sedangkan permintaan di masyarakat cukup tinggi, biasa nya harga yang terjadi di pasaran otomatis akan naik. Ada juga yang menduga naiknya harga cabai ini dikarenakan ulah spekulan yang umumnya sangat gandrung memanfaatkan kesempatan di atas kesempitan. Para spekulan ini sengaja membentuk harga pasar sendiri dengan “mengatur” jumlah pasokan cabai yang ada di pasaran. Baca entri selengkapnya »





100 Laptop untuk Anggota Dewan

4 01 2011

(mediaindonesia.com, 4/1/2011)
Di tengah sorotan kinerja terhadap anggota dewan. DPRD Jawa timur justru membagi-bagikan 100 laptop utuk anggota Dewan yang diambil dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja daerah (APBD) Jawa Timur.

Untuk pembelian laptop ini, dana APBD yang harus dikeluarkan sebesar Rp1,2 miliar dengan asumsi harga laptop per unit sebesar Rp11,5 juta untuk 100 anggota DPRD Jatim.

“Pembelian laptop ini sudah dianggarkan jauh hari, dan memang diambilkan dari dana APBD yang masuk ke sekretaris dewan,” kata Sekretaris DPRD Jatim Sukardo kepada wartawan di Surabaya, Selasa (4/1).

Karena sudah dianggarkan, pengadaan laptop juga harus direalisasikan. Apalagi, dalam pembagian laptop ini, hampir seluruh sisinya merupakan perangkat UU, PP, dan Perda. Baca entri selengkapnya »





Kekisruhan Kasus Hukum Diperkirakan Terwariskan di Tahun 2011

3 01 2011

(republika.co.id, 3/1/2)
JAKARTA–Sepanjang 2010 menjadi catatan suram bagi sejarah hukum di Indonesia. Diperkirakan, kekisruhan kasus hukum akan terwariskan ke tahun 2011. “Tidak ada prestasi bagi catatan hukum di Indonesia,” cetus Wakil Koordinator ICW Emerson Yuntho, saat dihubungi Republika, Ahad (2/1).

Emerson mengatakan beberapa kasus hukum yang tersorot antara lain tumbuh suburnya praktik mafia hukum di lembaga penegak hukum (termasuk pengadilan), kriminalisasi kasus Bibit Chandra, kasus mafia peradilan dan pajak Gayus Tambunan, Susno Duaji, dan praktik “jual beli fasilitas dan kebebasan” di Lapas dan Rutan. Kasus hukum yang terjadi selama 2010, papar dia, lebih buruk dari tahun-tahun sebelumnya.

“Tahun ini sangat memprihatinkan dan suram, para penegak hukum saling melindungi satu sama lain,” tegas dia.

Dari serentetan kasus hukum tersebut, Emerson mengkritik belum ada usaha penyelesaian kasus hukum yang menyentuh secara tegas para pelaku. Penindakan terhadap kasus hukum sepanjang tahun 2010 hanya sebatas meraba. Baca entri selengkapnya »





FAKTA KONFERHENSIF BAGI INDONESIA

25 12 2010

by ukhti

Masih segar dalam ingatan kita bagaimana prosesi menyambut kedatangan Presiden Amerika Serikat ( Barack Obama ) beberapa waktu lalu yang sangat menyita perhatian publik. Hampir setiap media informasi Indonesia memberitakan bagaimana kehebohan masyarakat di saat-saat kedatangan Obama tersebut. Sambutan yang luar biasa meriah dari sebagian masyarakat akan kedatangan Obama bukan berarti ia diterima secara mutlak di Indonesia pada 9 November yang lalu. Banyak pihak yang tidak mengharapkan bahkan menolak kedatangan orang nomor satu di AS tersebut. Akan tetapi kenapa Obama bisa melenggang mulus memasuki Indonesia padahal kecaman datang dari berbagai pihak ?
Jauh hari sebelum datangnya Obama di negara yang mayoritas muslim ini, Menlu Indonesia, Martin Natalegawa telah melakukan pertemuan dengan Menlu AS, Bill Clinton mengenai hubungan antara dua negara tersebut. Hubungan yang dimaksud disini kerjasama atas investasi-investasi yang telah ditanamkan Amerika bagi Indonesia. Tidak hanya sampai disitu, hubungan yang sudah terjalin ini ingin ditingkatkan lagi melalui program yang dinamakan dengan kemitraan konferhensif.
Kemitraan konferhensif berarti suatu bentuk kerjasama yang dilakukan antara dua negara atau lebih dalam berbagai bidang yang terkait secara kompleks menyangkut bidang politik, ekonomi, pendidikan, sosial, budaya dan sebagainya. Bentuknya pun tidak sebatas hanya investasi bisnis atau terikat perjanjian biasa, akan tetapi lebih dari itu pihak negara yang melakukan kemitraan konferhensif akan turut campur secara lebih jauh dalam urusan dalam negeri rekannya. Bahkan mulai ikut campur dalam penetapan kebijakan dan ikut andil dalam menyebarluaskan apa yang ingin dicapai atau ide-ide yang diemban negara yang bersangkutan. Baca entri selengkapnya »








%d blogger menyukai ini: