“BUDAYA SEKS BEBAS MENJERAT REMAJA”

25 12 2010

By: IkaErmayana,

Orang yang berakal itu adalah orang yang diikat oleh akalnya dari segala perbuatan tercela.” (Imam Syafi’i)

Fakta
Sejumlah penelitian yang dilakukan terhadap para remaja menunjukkan kecenderungan revolusi perilaku remaja dalam urusan seks. Seperti hasil survei Synovate Research tentang perilaku seksual remaja (15 – 24 tahun) di kota Jakarta, Bandung, Surabaya dan Medan, September 2004 lalu. Hasilnya, 44% responden mengaku mereka sudah pernah punya pengalaman seks di usia 16-18 tahun. Sementara 16% lainnya mengaku pengalaman seks itu sudah mereka dapat antara usia 13-15 tahun. Selain itu, rumah menjadi tempat paling favorit (40%) untuk melakukan hubungan seks. Sisanya, mereka memilih hubungan seks di kos (26%) dan hotel (26%). (penapendidikan.com, 02/04/08)

Penelitian mutakhir dilakukan oleh Dr. Rita Damayanti saat meraih program doktoralnya di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. Ia meneliti 8.941 pelajar dari 119 SMA atau yang sederajat di Jakarta, tahun 2007 lalu. Hasilnya, sekitar 5% pelajar telah melakukan perilaku seks pranikah. Pada perkembangannya, di tahun 2010, BKKBN melakukan survei dan hasilnya cukup mengejutkan, yakni 51% remaja Jabodetabek mengakui telah melakukan seks pranikah. Baca entri selengkapnya »





PERANG SEMESTA MELAWAN PERGAULAN BEBAS !!

25 12 2010

by RACHMAYANTI

FAKTA….
JAKARTA (Arrahmah.com) – Program Pekan Kondom Nasional (PKN) yang diselenggarakan komite penanggulangan Aids Nasional (KPAN) dan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) diprotes karena dinilai sebagai ajang legalisasi seks bebas.
PKN yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia tanggal 1 Desember dinilai sebagai upaya penggiringan opini masyarakat ke arah pembolehan seks bebas dan dinilai ada motif komersial sebagai ajang promosi produsen kondom tertentu.
Demikian isi pernyataan bersama Medical Emergency Rescue Committee (Mer-c), Forum Umast Islam (FUI), Aliansi Selamatkan Anak Indonesia (SA Indonesia), dan Aliansi Pemuda dan Masyarakat Selamatkan Bangsa (APSB) di Jakarta, Jumat, kemarin. “Jelas, terdapat motif ekonomi yang tidak dapat disangkal lagi. Adanya keterlibatan produsen kondom besar sebagai koordinator PKN 2008,” ungkap ketua presidium Mer-C, Joserizal Jurnalis. Dia menjelaskan, kondom tidak akan berpengaruh pada pengurangan penyebaran virus HIV/AIDS sebab ukuran pori-pori kondom lebih besar daripada ukuran virus HIV. Baca entri selengkapnya »





Muslimah Peduli Generasi Muslim

12 12 2010

by Latiwatul Ainia

Sebagai bentuk kepedulian terhadap persoalan meningkatnya laju HIV/AIDS yang telah mengancam manusia, ribuan massa dari Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia menggelar Aksi Peduli Generasi dengan tema “Selamatkan Generasi dari Bahaya HIV/AIDS dan Seks Bebas”.
“Kami mendesak setiap orang untuk mendukung penegakkan syariah dalam naungan Khilafah Islamiyyah yang akan membebaskan kita dari ancaman HIV/AIDS,” kata jurubicara Muslimah HTI Febrianti Abbasuni seperti dikutip media Australia. Baca entri selengkapnya »





1 Desember Hari Pelestarian Aids Sedunia????

30 11 2010

by Siti Rahmah
Setiap 1 desember selalu di peringati hari aids sedunia, beraneka ragam di seluruh dunia merayakannya dengan berbagai tema yang di pakai untuk meriahkan peringatan itu. Salah satunya aksi yang di gelar di Jakarta pada tahun 2009, sejumlah aktivis Madani Mental Health Center di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta. Mereka melakukan aksi teatrikal dengan dibungkus kain kafan sebagai simbol betapa berbahayanya Human Immunodeficiency Virus dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS).
Di Bandung, Jawa Barat, ratusan mahasiswa memperingati hari AIDS sedunia di depan kompleks Gedung Sate. Mereka menyerukan waspada terhadap bahaya HIV/AIDS dengan menghindari seks bebas dan narkotik. Sementara sejumlah penderita HIV/AIDS atau yang biasa disebut ODHA di Temanggung, Jawa Tengah, mencoba menggugah masyarakat tidak mengucilkan para penderita HIV/AIDS. Jumlah penderita AIDS di kota ini mencapai 130 orang atau meningkat hingga 300 persen dibanding tahun lalu.
Namun Peringatan Hari AIDS se-Dunia setiap 1 Desember seolah hanya rutinitas. Pada hari itu, semua menjadi latah untuk bicara tentang HIV/AIDS. Baca entri selengkapnya »





KONSPIRASI AIDS YANG MENDUNIA

30 11 2010

by Noor Maulida

Peringatan Hari AIDS se-Dunia setiap 1 Desember seolah hanya rutinitas. Pada hari itu, semua menjadi latah untuk bicara tentang HIV/AIDS. Seperti tahun-tahun sebelumnya, euforia ini hanya berlaku sesaat. Selebihnya, HIV/AIDS menjadi isu yang tak lagi menarik untuk diperbincangkan.
“Adalah sebuah catatan yang sangat menarik bahwa Epidemik AIDS mencuat di tahun 70-an dan telah merenggut sejumlah nyawa yang bilangannya sangat luar biasa, dimana para korban merupakan penduduk negara-negara dunia ketiga selain juga warga kulit hitam dan Hispanik di Amerika”.
Dinyatakan bahwa virus AIDS bersumber dari monyet hijau di benua Afrika yang selanjutnya menjalar melalui manusia yang terkena virusnya melalui warga yang tergigit dan atau karena telah menjadikan monyet bagai api yang berkobar dengan ganasnya ke seluruh benua Afrika yang selanjutnya menyebar ke seluruh bagian dunia di mana telah merenggut jutaan nyawa manusia. Baca entri selengkapnya »





MALAPETAKA VIRUS HIV-AIDS

30 11 2010

BY RACHMAYANTI_CIBEN

FAKTA…
Tanggal 1 Desember diperingati sebagai hari anti Aids sedunia. Meski tiap tahun diperingati agar orang menyadari bahaya HIV/AIDS, nyatanya jumlah penderita AIDS makin meningkat. Departemen Kesehatan memperkirakan, 19 juta orang saat ini berada pada risiko terinfeksi HIV. Sedangkan berdasarkan data Yayasan AIDS Indonesia (YAI), jumlah penderita HIV/AIDS di seluruh Indonesia per Maret 2009, mencapai 23.632 orang. Angka tersebut meningkat tajam bila dibandingkan jumlah penderita HIV/AIDS sepanjang 2008 yang mencapai 22.262 orang.
Tentu saja angka ini ibarat fenomena gunung es, dimana yang terlihat hanya permukaannya saja. Angka sebenarnya jauh lebih besar karena orang dengan HIV/AIDS (ODHA) masih banyak yang tidak terdata disebabkan enggan memeriksakan diri karena takut dan malu.
ANALISIS……. ASAL MUASAL…
Masalah AIDS dan seks belakangan sudah sangat akrab dengan kehidupan remaja. Bila kita bicara masalah? remaja, tidak bisa dilepaskan dari persoalan kehidupan seks. Bahkan bila kita membicarakan seks lebih jauh, seperti seks bebas misalkan, kita juga tidak salah apabila menghubungkannya dengan AIDS.
Penyakit AIDS kerap muncul, tumbuh dan berkembang lewat jalur ini. Karena memang penyebaran virus HIV (AIDS) ini paling efektif lewat kontak fisik (baca: hubungan kelamin).
Pertama, terlebih dahulu kita harus mengetahui apa itu AIDS itu dan bagaimana asal mulanya. Baca entri selengkapnya »





ATASI HIV/AIDS DENGAN CARA ISLAM

30 11 2010

by Ina Suryana,

Penderita HIV dan AIDS di wilayah Sumatera Utara (Sumut) mengalami peningkatan. Tercatat pada bulan Juli 2010 jumlah penderita mencapai 2.291 orang. Sementara, jumlah warga di Bali yang terinfeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) hingga Oktober 2010 mencapai 7.000 orang. Jumlah tersebut menempatkan Bali posisi ketiga terbesar nasional. Kemudian sebanyak 38 anak di kota Bandung positif mengidap penyakit HIV/AIDS. Data tersebut merupakan jumlah anak penderita HIV/AIDS yang ditangani yayasan Rumah Cemara sejak tahun 2003 hingga saat ini.Penderita HIV/AIDS dikota ini mencapai 130 orang.
Tidak hanya kalangan masyarakat biasa, tapi 144 prajurit TNI Kodam/XVII Cenderawasih Jayapura, Papua juga positif terinveksi HIV/AIDS. Perkembangan jumlah penderita HIV/AIDS di Indonesia memang mengkhawatirkan karena terus bertambah dari tahun ke tahun. Ini merupakan fenomena gunung es karena jumlah sesungguhnya jauh lebih besar.Di dunia terdapat sekitar 40 juta orang hidup dengan HIV dalam darahnya, dan diperkirakan setiap harinya 14.000 orang terinfeksi HIV. Itu artinya dalam setiap enam detik terdapat penambahan satu kasus baru. Pengidap HIV AIDS di Indonesia hingga akhir September lalu mencapai 18.442 orang tersebar di 32 propinsi dan 300 kabupaten/kota dengan rasio 3:1 antara laki-laki dan perempuan (berdasarkan data yang dikeluarkan Dirjen P2PL Departemen Kesehatan RI). Baca entri selengkapnya »








%d blogger menyukai ini: