Mengumbar aurat kok bangga

25 11 2012

muslimah
Baju kentat yang memperliatkan setiap lekuk tubuh, celana pendek atau rok yang mini yang memperlihatkan paha, baju tipis yang memperlihatkan sesuatu yang ada di baliknya, rambut tergerai yang tertiup angin, ataupun celana panjang namun sangat kentat yang memperlihatkan keindahan lekuk kaki sang pemakai itu sendiri. Mungkin itulah yang biasa kita lihat di jalanan umum dan karena terlalu seringnya melihat sampai di dalam hati hanya bisa mengucapkan istighfar karena memang terlalu banyak wanita yang memperlihatkan keindahan lekuk tubuh mereka, seolah-olah mereka tidak risih ataupun malu lagi untuk memperlihatkan itu semua.
Ironis, memang kini kita tidak bisa lagi membedakan mana wanita yang muslim dan mana yang bukan, karena kebanyakan dari wanita yang muslim itu sendiri memakai pakaian yang sama dengan yang dipakai oleh non muslim. Padahal kita sebagai seorang muslimah sudah ada aturan yang jelas bahwa bila sudah baligh haruslah menutup aurat. Namun apa yang terjadi, bukannya menutup aurat malah memperlihatkannya secara gratis kepada orang yang belum halal untuk melihat. Bagaimana mungkin kejahatan tidak terjadi terhadap mereka, kalau mereka sendiri yang mengundangnya. Seperti kata Bang Napi, “ Kejahatan bukan terdapat pada niat pelakunya, namun karena adanya kesempatan, jadi waspada…. Waspadalah.” Nah bukankah itu terbukti dengan banyaknya pemerkosaan terhadap wanita-wanita yang berpakaian minim atau terhadap wanita-wanita yang tidak menutup auratnya dengan sempurna. Kita umpamakan saja seperti ini, misalnya ikan yang di letakkan di dalam tudung saji dengan ikan yang dibiarkan saja di ruang terbuka, mana yang akan lebih dulu di makan oleh kucing. Bukankah ikan yang dibiarkan saja di ruang terbuka? Begitu pula dengan seorang wanita yang tidak menutup auratnya, bukankah dia membiarkan laki-laki untuk menikmatinya dan bukan tidak mungkin ada niat jahat dari laki-laki yang melihatnya untuk melakukan sesuatu yang merugikan wanita tersebut. Karena menurut penelitian di sebuah studi oleh Georgia Gwinnett College, AS memperlihatkan bahwa pada otak laki-laki terjadi efek seperti saat seseorang meminum miras atau obat-obatan bila melihat lekuk tubuh wanita yang ramping dan seksi.
Lalu bandingkan dengan perempuan yang menutup auratnya, yang sesuai dengan Al-Qur’an surah Al-Ahzab ayat 59 yaitu memakai pakaian yang longgar dan tidak bersambung atau yang biasa kita sebut dengan jubah, dan kerudung yang menutup dada dan tidak tipis. Dengan pakaian seperti itu apakah ada laki-laki yang bernafsu dengan kita? Ini membuktikan bahwa Allah sangat menjaga kehormatan wanita agar terhindar dari kejahatan dan pelecehan seksual. Ini membuktikan bahwa wanita yang mengumbar atau memperliahatkan auratnya itu berpotensi sekali untuk mengalami kejahatan seksual. Sehingga saya sebagai seorang perempuan yang peduli terhadap nasib kita, sebagai seorang perempuan janganlah kita bangga untuk memperlihatkan keindahan tubuh kita terhadap kaum laki-laki yang belum halal untuk melihatnya, karena bila kita melakukan itu sama saja kita merendahkan derajat kita sendiri sebagai seorang wanita. Apakah kita mau keindahan kita dilihat secara gratis oleh laki-laki yang memang belum halal untuk melihatnya? Sehingga menjadi totontonan gratis bagi laki-laki? Coba kita pikirkan, Allah SWT. telah memberikan kemuliaan dan perlindungan kepada kita sebagai seorang wanita, yaitu di wajibkannya menutup aurat dengan sempurna, dengan begitu maka Insya Allah kita akan terjaga dari niat jahat dari laki-laki yang tidak bisa mengendalikan nafsunya.
Namun apakah benar masalahnya hanya terdapat pada perempuan itu sendiri, tidak tapi terdapat pada system yang mengatur masyarakat pada saat ini yang menganggap bahwa boleh saja setiap individu melakukan apapun yang dia sukai asal jangan merugikan individu lainnya. Tanpa itu tidaklah cukup karena masalahnya bukanlah terletak pada wanitanya sendiri tapi karena system yang sekarang terlalu liberal. Sehingga banyak wanita yang menjadi korban atas system yang di anut oleh negeri ini. Oleh karena itu yang perlu diganti adalah sistemnya yang akan mengatur semua itu sehingga harkat dan martabat perempuanpun akan terjaga. Kapitalis maupun sosialis sudah terbukti gagal dalam memuliakan perempuan sehingga penggantinya ialah Islam yang sudah terbukti dapat memuliakan wanita dengan segala hokum-hukumnya. Jadi sebagai perempuan yang ingin terjaga kehormatannya maka perjuangkanlah syariah Islam dalam bingkai Daulah Khilafah Islamiyah.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: