HARI BUMI UNTUK UMMAT MUSLIM

5 05 2012

Bumi sebagai tempat tinggal makhluk hidup secara keseluruhan adalah tempat tinggal terbaik yang telah dititipkan oleh Sang Pencipta kepada manusia. Dengan segala keindahan alam dan terpenuhinya berbagai kebutuhan hidup makhluknya, wajar jika malaikat terheran-heran dengan keputusan Allah yang telah menetapkan manusia sebagai khalifah di muka bumi, karena manusia yang sejatinya gemar membuat kerusakan ternyata terpilih diantara ciptaan Allah lainnya. Namun Allah yang Maha Tahu telah menetapkan keputusannya. Perihal terciptanya Bumi terdapat dalam sebuah riwayat dari Mafâtîh Al-Jinân, dari Hasan bin Ali al-Wasya berkata: Pernah aku bersama ayahku dan saat itu aku masih remaja; kami makan malam bersama Imam Ridha as. pada malam ke-25 Zulkaidah dan beliau berkata, “Malam ke-25 Zulkaidah adalah malam kelahiran Ibrahim as., Isa putra Mariam as. dan dibentangkannya bumi (dahwul ardh) dari bawah Kakbah. Barang siapa yang berpuasa pada hari itu maka seperti berpuasa 60 bulan,” dan dalam riwayat lain berkata, “Sungguh pada hari itu akan muncul al-Qaim (al-Mahdi) as.” Jika dalam alender masehi hari bumi selalu diperingati setiap 22 April, dan dipelopori oleh Gaylord Nelson di Amerika Serikat dengan tujuan menggalang kepedulian terhadap lingkungan hidup, dalam Islam, hari dimana bumi terciptalah yang juga selayaknya menjadi hal yang harus diingat sebaagai hari bumi, untuk kemudian disyukuri dan dipelihara serta dilestarikan, bukan hanya menjadi agenda seremonial belaka. Apalagi bumi yang indah dan lestari merupakan jaminan bagi kelangsungan hidup manusia dan segala lapisan kehidupan yang ada di dalamnya. Banyak hal yang dapat dilakukan untuk menjamin kelangsungan hidup alam semesta, setidaknya kita harus mengubah sikap dalam memandang dan memeperlakukan alam, pastinya bukan sebagai bahan yang bisa dieksploitasi kapan saja. Walaupun alam tidak memiliki keinginan dan kemampuan membalas kepada manusia, perlahan tapi pasti apa yang terjadi pada alam langsung ataupun tidak langsung akan terasa pengaruhnya bagi kehidupan manusia. Tugas kita bukan mengingat pemberian kasih-sayang Tuhan, tetapi juga memikirkan alasan mengapa bumi diciptakan, apakah sudah dimanfaatkan sebagaimana tujuan penciptaannya, krisis yang dihadapinya saat ini, perbaikan atas berbagai krisis, problematika ummat yang mempengaruhinya serta solusi tuntas atas setiap permasalahan tersebut dan seterusnya. Hal itu akan benar-benar menjadi sebuah muhasabah dalam memperingati bagaimana Allah telah mengamanahkan bumi sebagai tempat tinggal kita dan menghindarkan bumi dari berbagai kerusakan. Permasalahan kerusakan bumi saat ini bukan hanya permasalahan eksploitasi alam secara brutal, tetapi juga menyangkut keseluruhan tata aturan yang melingkupi manusia dan alam yang ditinggalinya. Mulai dari pendidikan yang membentuk pribadi anti korup, sistem sosial yang tidak menjadikan materi dan kesenangan dunia sebagai asas kehidupan, hukum yang tegas dan siap menindak setiap kejahatan, dan adanya aturan yang benar-benar bisa melingkupi semua hal secara selaras, serasi dan seimbang. Jika semua itu telah tertanam, tentunya tidak ada tangan-tangan jahil yang membabat hutan seenaknya, atau meerampok kekayaan alam tanpa melihat dampak lingkungan, dan sebgainya. Intinya memang manusialah yang paling berperan dalam memperbaiki maupun merusaknya. Sebagai ummat muslim harusnya kita menyadari adanya solusi yang begitu jelas. Ketika Allah menciptakan bumi dan isinya, Allah juga menurunkan seperangkat aturan untuk memelihara keseimbangannya. Hari bumi bagi kaum muslim bukan hanya diperingati, tetapi juga mencari akar permasalahan di bumi kita ini, mencari solusi dan akhirnya menemukan aturan islam sebagai solusi satu-satunya yang harus diperjuangkan. Kita berdoa kepada Allah swt. agar kita dapat memanfaatkan bumi ini sebagaimana tujuan penciptaannya dan kita memohon dengan sungguh-sungguh kepada-Nya untuk mencabut rasa tidak pernah puas para pedagang kapitalisme dunia yang serakah, yang karena merekalah bumi ini mengalami krisis besar. Sungguh semua orang mengharapkan kembalinya sistem dan tata hukum yang benar-benar bisa mengatur kesinambungan alam yaitu hukum islam yang diterapkan secara keseluruhan


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: