Ibu Kaulah Inspirasiku

17 01 2012

Desember dijadikan momen sebagian orang merayakan keberadaannya, yaitu sering disebut sebagai hari ibu yang jatuh pada tanggal 22 des. Berbagai macam orang didunia memandang sosok ibu, ada yang memandang bahwa sosok ibu yang lemah lembut,perhatian kepada anak tapi ada juga karena perjuangan beliau membesarkan dan menafkahi anak-anaknya. Banyak kita melihat fakta yang terjadi disekitar kita, seorang ibu yang rela menjadi tukang becak,seorang ibu yang mestinya dirumah harus bekerja, membanting tulang juga untuk membantu ekonomi keluarga karena imbas krisis ekomoni serta kebutuhan hidup yang semakin mencekik tenggorokan saja.Bahkan pada kondisi seperti ini,mereka seakan harus memikul beban ganda, di satu sisi,selain dari yang disebutkan mereka juga dituntun menjadi benteng keluarga, menjaga anak-anak dan mengurusi rumah tangga.
Jika kita melihat lebih teliti lagi mengenai peristiwa yang banyak tejadi disekitar kita adalah karena faktor kemiskinan yang melanda negeri ini, tingkat pendidikan yang rendah. Perlu kita lihat lagi kenapa semua ini terjadi? Apakah ada yang salah? Apakah yang salah adalah pemimpinnya atau ada yang lebih krusial? Jika memandang semua terjadi karena pemimpin kita yang hanya mementingkan dirinya sendiri, hanya ingin mengembalikan modal, haus dengan kekuasaan, dan pengelolaan sumber daya manusia serta alam yang tidak efisien. Namun perlu kita teliti lagi, penyebab utama terjadinya semua ini, sistem kapitalismelah yang membuat sengsara karena sistem ini memang memiliki watak imprealistik dan ekploitatif,dan itu tercermin dalam berbagai aturan hidup bebas yang dilahirkannya. Di bidang politik,kapitalisme menciptakan situasi dimana yang kuat menindas yang lemah. Paradigma hubungan rakyat-penguasa yang dibangun olehnya tak lebih sebagai hubungan penjual dengan pembeli,dan negara diminimalisir peranya dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat. Begitupun di bidang sosial dan budaya, kapitalisme telah menjadikan kemanfaatkan dan kebebasan sebagai “agama yang dipuja”.
Berbagai data perkembangan dunia sepuluh tahun terakhir memang menunjukkan bahwa penerapan kemiskinan dan mewujudkan kesejahteraan yang digembar-gemborkan PBB melalui program pengarusutamaan KKG dan proyek MDGs. Bagaimana bisa angka kemiskinandan kelaparan bisa diturunkan jika pembangunan ekonomi sektor riil mandeg akibat kebijakan pasar bebas dan privatisasi aset-aset strategis milik rakyat.
Kita bisa fahami bahwa siistem kapitalisme sangan ilusi sekali bisa mensejahterakan rakyat, tak terkecuali perempuan. Sekarang saatnya menguji kemampuan sistem islam sebagai sistem pengganti kapitalisme. Sistem islam yang diimplementasikan secara riil oleh institusi negara yaitu Khilafah Islamiyah. Kesejahteraan diartikan sebagai terpenuhinnya seluruh potensi yang dimiliki manusia secara optimal,baik yang terkait dengan pemenuhan kebutuhan pokok seperti sandang,pangan,papan,pendidikan,kesehatan dan keamanan termasuk agama sebagai tuntunan hidup, serta pemenuhan kebutuhan pelengkap baik berupa kebutuhan sekunder maupun tersier.
Jaminan pemenuhan kebutuhan pokok berupa barang(pangan,sandang, dan papan) dalam islam diwujudkan dalam bentuk pengaturan mekanisme sebagai berikut,
1.Setiap laki-laki yang mampu bekerja,pertama kali islam mewajibkan untuk berusaha sendiri dalam rangka memenuhi kebutuhannya dan keluarganya. Adapun terhadap perempuan, islam tidak mewajibkan mereka untuk bekerja,tetapi islam mewajibkan pemberian nafkah kepada mereka, sampai-sampai ketika suami/ayah yang wajib memberi nafkah kepada mereka ada dalam kondisi tidak mampu baik karena cacat, sakit keras atau lemah, maka kewajiban memberi nafkah berpindah kepada ahli waris atau keluarga terdekat yang mampu, seperti pada firman ALLAH Qs al-baqarah: 233.
2.Mewajibkan kerabat dekat membantu saudaranya seperti pada firman ALLAH Qs Al-Baqarah:233
3.Mewajibkan negara untuk mengurus rakyat miskin
Saat pemenuhan kebutuhan pokok berupa barang ini ternyata tidak bisa dipenuhi oleh suami/ ayah atau kerabat ayah atau ahli waris atau kerabat dekat mereka,islam menetapkan kewajiban atas negara. Dalam pandangan Islam Negara bertindak sebagai pemelihara dan pengatur urusan rakyatnya danbertanggung jawab mewujudkan kemaslahatan bagi mereka melalui penerapan hukum islam secara kaffah.
Rasulullah SAW bersabda:
“Seorang Imam seperti penggembala dan ia akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang digembalakannya”(al-hadist)
4.Mewajibkan kaum muslim membantu rakyat miskin
Rasulullah saw, juga bersabda
“ Siapa saja yang jadi penduduk suatu daerah,dimana diantara mereka terdapat seseorang yang kelaparan,maka perlindungan ALLAH Tabaraka Wata’ala terlepas dari mereka(HR Imam Ahmad)
Sedangkan terkait kebutuhan pokok berupa jasa dan bersifat kolektif(pendidikan,kesehatan,dan keamanan),islam telah menetapkan mekanisme secara langsung yaitu pemenuhan langsung oleh negara.
Nabi Saw bersabda:
Imam itu adalah pemimpin dan dia bertanggungjawab terhadap rakyatnya.
Syariah islam telah memerintahkan negara untuk menjamin kebutuhan kolektif warga negara tanpa membedakan kaya dan miskin. Warga negara dipelihara oleh negara hingga menjadi masyarakat yang cerdas,sehat,kuat dan aman.
Jalan satu-satunya mengembalikan kemulian umat sekaligus meraih kesejahteraan dan kebahagian hakiki hanyalah dengan mencampakkan aturan-aturan hidup sekuler dan kembali pada sistem islam. Karena islam baik dalam tatanan konsep maupun praktik telah terbukti mampu menjadikan umat islam sebagai umat terbaik, dimana setiap orang termasuk para ibu dan anak-anak mampu merasakan kesejahteraan dibawah naungannya selama rentang waktu yang sangat panjang. Hukum islam hanya bisa diterapkan secara kaffah dalam sistem islam yang diimplikasikan dalam bentuk negara yang disebut Negara Khilafah Islamiyah.
By Siti

Iklan

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: