Waspada! DPR Usung Semangat Bela Koruptor Lewat Interpelasi Remisi

8 12 2011

2 Politikus Golkar Aziz Syamsuddin dan Bambang Soesatyo menjadi motor hak interpelasi remisi koruptor. Sebagai vokalis Komisi III DPR, keduanya melihat ada pelanggaran HAM dalam pengetatan remisi koruptor itu. Namun, langkah Aziz dan Bambang itu menuai kritik keras.

“Interpelasi itu hak konstitusional DPR. Tapi jangan sampai hak konstitusional itu disalahgunakan untuk bela koruptor,” jelas Koordinator Divisi Hukum Indonesia Corruption Watch (ICW) Febri Diansyah, Kamis (8/12/2011).

Febri menilai, jika DPR mempunyai komitmen dengan pemberantasan korupsi, yang perlu dilakukan adalah penguatan terhadap dasar hukum pengetatan atau kapan perlu penghapusan remisi untuk koruptor.

“Politisi yang masih punya akal sehat harus tolak ide interpelasi ‘bela koruptor’. Itu Interpelasi seharusnya diajukan untuk mempertanyakan kebijakan pemerintah yang berakibat secara luas, dan tentu saja digunakan sebagai fungsi pengawasan agar kebijakan pemerintah tidak merugikan masyarakat banyak,” jelasnya.

Febri menilai, interpelasi yang sekarang diwacanakan lebih kental nuansa untuk membela kepentingan koruptor, bukan untuk membela kepentingan masyarakat.

“ICW kecam keras upaya interpelasi yang ‘bela’ koruptor itu. Apalagi pengusulnya adalah politisi dari partai yang terganggu karena kader partainya terjerat korupsi. Jangan sampai model-model corruptor fight back juga terjadi di sini. Kalau regulasinya kurang atau lemah, ayo kuatkan,” tuturnya.

Diketahui, dukungan untuk menggulirkan hak interpelasi atas dikeluarkannya pengetatan remisi terus meluas. Tujuh fraksi di Komisi III DPR mendukung adanya hak interpelasi tersebut.

“Sampai saat ini sudah 7 fraksi dari 9 fraksi yang mendukung hak interpelasi ini. Sampai sekarang sudah 28 anggota yang menandatangani dukungan,” ujar politisi Golkar Bambang Soesatyo kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta.

Tujuh fraksi yang mendukung hak interpelasi itu adalah Golkar sebagai inisiator, PDIP, PKS, PPP, Hanura, Gerindra dan terakhir PAN. “PAN akhirnya ada yang mendukung,” terangnya. (detiknews)

Iklan

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: