Demonstran di Istana: Kepemimpinan SBY Mencla-Mencle dan Sekedar Pencitraan

26 09 2011

JAKARTA, Desakan mundur atas rezim SBY-Boediono nampaknya semakin deras mengalir. Sebanyak 3 ribu massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Untuk Perubahan, BEM Jakarta, Garda Perubahan, dan Front Aksi Mahasiswa Untuk Demokrasi melakukan aksi demonstrasi, Senin (26/9) siang di depan Istana Negara. Mereka menuntut Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono segera turun dari kursi kepresidenan karena dinilai gagal memimpin negara ini.
“SBY-Boediono telah gagal, kami menuntut perubahan sekarang juga. Kami menuntut SBY-Boediono segera mundur” ujar Ketua Aliansi Rakyat Untuk Perubahan Ahmad Kasino yang diiyakan oleh Ade Ardiansyah dari aktivis HMI (Kelompok Cipayung ). Kasino dan Ade menegaskan, aspirasi rakyat dan mahasiswa inginkan perubahan sekarang juga, agar SBY-Boed mundur. Demo ini akan panjang sampai istana sadar bahwa mereka sudah kalah dari segi legitimasi.
Kasino menilai kegagalan pemerintahan SBY dikarenakan sikap tidak tegas dan mudah dipengaruhi pihak asing,
“Kita tidak butuh pemimpin yang mencla-mencle dan hanya sekedar pencitraan semata. SBY terlalu mudah dipengaruhi pihak asing, terlalu menurut pada negara kapitalis, padahal Indonesia adalah negara besar” serunya.
Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa selama dua tahun pemerintahan SBY era KIB 2, keadaan masih belum berubah. Pemerintah tidak mampu menyejahterakan dan memberi rasa aman bagi rakyatnya,
“Kita sudah memberi kesempatan selama dua tahun sejak era KIB 2, tapi bukannya membaik, keadaan rakyat malah makin kacau. Korupsi makin merajalela dan tidak pernah selesai. Kejahatan dan teror bom dimana-mana. Pemerintah tidak pernah menjamin rasa aman bagi rakyatnya” ujar mantan aktivis 1998 tersebut.
Kasino menjelaskan bahwa pihaknya tidak akan berhenti menuntut SBY-Boediono untuk segera mundur.
“Seminggu sekali kita akan lakukan demo. Setelah itu, kita akan evaluasi bagaimana sikap SBY-Boediono. Jika tidak ada perubahan, kami akan lakukan aksi dengan massa yang lebih besar,” pungkasnya.
Demo yang berlangsung selama tiga jam tersebut cukup tertib. Sekitar 5 ribu aparat kepolisian berjaga-jaga di sekitar monas dan Istana Negara untuk mengamankan aksi demo tersebut.[ach/MI.COM]

Iklan

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: