Inilah Skenario Salibis, Tukang Ojek Nyatanya Tewas Ditusuk, Bukan Kecelakaan

13 09 2011

Teka-teki mengenai kasus Ambon berdarah minggu lalu mulai mengalami titik terang. Satu demi satu fakta di lapangan membuktikan bahwa kejadian Ambon berdarah yang menewaskan umat muslim adalah agenda yang sudah direncanakan pihak Kristen.
Fakta itu semakin menguat setelah pernyataan Kadiv Humas Mabes Polri, Anton Bachrul Alam yang menyatakan bahwa Tukang Ojek, Darmin Saiman tewas karena kecelakaan mulai dipertanyakan. Ustadz Bernard Abdul Jabbar, kepada Eramuslim.com, Selasa pagi (13/9), mengatakan bahwa rupanya Darmin tewas dengan luka tusuk di punggung.
“(Ucapan Poltri) itu tidak benar, di tubuh Darmin ada luka jahitan bekas tusukan. Saya memiliki fotonya. Mer-C pun juga sudah mendokumentasikan foto Darwin yang tewas karena ditusuk.” Ujarnya kepada Eramuslim.com
Untuk membuktikannya, Ustadz Bernard bersama rekan-rekan, hari ini berencana menyambangi Kabareskrim Mabesm Polri dalam rangka memberikan fakta itu.
“Jam 12 siang kita akan ke Bareskrim, biar semuanya tahu kasus di Ambon sudah disetting.” Tandasnya
Sebelumnya, Anton Bahcrul Alam, minggu (11/9), menuturkan kericuhan Ambon minggu lalu, berawal dari kecelakaan murni tukang ojek, yang menabrak pohon dan menabrak rumah seorang warga bernama Okto. Darmin lalu dibawa ke rumah sakit dan meninggal. Namun ia diisukan dibunuh. “Itu bisa dibuktikan dari hasil otopsi. Semua tidak ada tanda-tanda kekerasan, Kami harap masyarakat memahami hal ini,” tambahnya.
Menurut sumber Eramuslim.com dari Ambon, Darmin mulanya menabrak seorang warga yang pada gilirannya diketahui beragama Nasharani. Kasus ini semakin melebar, setelah Darmin kemudian diserang dan ditusuk oleh warga Nashrani. Tidak hanya itu, pemakaman Darmin pun diserang masa kafir yang tidak terima atas tragedi naas itu itu.
Menurut Ustadz Bernard, konflik di Ambon ini memang sudah disetting jauh-jauh hari.Konsentrasi massa yang langsung terbentuk hanya lewat sms mengenai kematian Darmin, dinilainya sama sekali tidak masuk akal.
“Tidak mungkin hanya dalam beberapa waktu, konsentrasi massa muslim dan Kristen sudah terbentuk. Konflik ini disetting oleh kaum Kristiani.” (pz)

Iklan

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: