Mursyid Am Ikhwanul Muslimin: Penerapan Syariah di Mesir Tidak Mungkin Tanpa Persetujua Rakyat

9 09 2011

Dr Muhammad Badi, Pimpinan Umum (Mursyid Am) Gerakan Ikhwanul Muslimin Mesir menegaskan bahwa penerapan syariah Islam tidak mungkin kecuali dengan persetujuan semua rakyat. Dikatakan bahwa Ikhwanul Muslimin menolak di antara anggotanya untuk menjadi presiden Mesir mendatang.
Badi mengatakan pada sebuah pertemuan publik di provinsi Qana yang diselenggarakan pada Selasa malam bahwa “Penerapan syariah Islam tidak mungkin kecuali dengan persetujuan semua rakyat. Bahkan, banyak rakyat Mesir yang tidak tahu arti hudud dalam syariah Islam.”
Pimpinan Umum (Mursyid Am) Gerakan Ikhwanul Muslimin ini menyerukan kaum Muslim dan Koptik (Kristen) bersatu; penduduk di semua provinsi bersatu dengan setiap gubenur; dan hendaklah semua bersekutu dalam membangun pemerintah. Dikatakan bahwa persatuan antara kaum Muslim dan Koptik (Kristen) itu bersifat abadi.
Badi menekankan bahwa “Revolusi Januari” merupakan karunia Tuhan. Ia merupakan revolusi untuk menjatuhkan ketidakadilan dan tirani. Dan Ikhwan percaya bahwa Mesir kembali normal setelah revolusi. Oleh karena itu, Ikhwan harus bekerja dan membangun berbagai lembaga. Meskipun masa-masa sulit dialami oleh negara itu, namun rakyat Mesir pasti dapat melewatinya.
Mursyid Am Ikhwan ini menjelaskan bahwa Ikhwanul Muslimin menolak di antara anggotanya untuk menjadi presiden Republik Mesir mendatang, karena khawatir terjadi gejolak besar dengan alasan bahwa rezim Mesir dikuasai oleh orang Ikhwan. Ia menegaskan bahwa yang terpenting adalah semua rakyat harus bangkit dan bekerja untuk kepentingan Mesir (islamtoday.net, 7/9/2011).

Iklan

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: