Masinton Pasaribu: Kejahatan Nazaruddin Lebih Parah dari Gayus

22 05 2011

JAKARTA, – Kejahatan Bendahara Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin lebih parah ketimbang terpidana 7 tahun kasus mafia pajak Gayus Tambunan.Pasalnya, Nazaruddin pernah bermain dalam kasus pemalsuan garansi bank dan asuransi sebagai syarat perusahaannya bisa menjadi peserta tender senilai Rp200 miliar yang digagas Departemen Perindustrian dan Departemen Perikanan dan Kelautan pada 2005 silam.
“Kenapa kita bilang lebih parah dari Gayus karena Gayus kan hanya mafia pajak Rp100 miliar, disetorkan ke negara Rp20 miliar. Sementara Nazaruddin dia mengatur tender proyek,” kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Repdem Masinton Pasaribu di Doekoen Coffee, Jakarta Selatan, Minggu (22/5/2011).
Jika Gayus lihai dalam mengatur orang membayar pajak, jelas Masinton, maka Nazaruddin pandai mengatur tender-tender bernilai miliaran. “Terus kemudian dia juga melakukan intimidatisi dan melakukan praktik suap, kolusi, itu yang membuat kita mengatakan Nazarudin lebih parah dari Gayus,” katanya.
Masinton menambahkan, sepak terjang Nazaruddin di dunia mafia tidak sampai di situ. Bahkan efek dari kelakuan kotor politisi PD itu membuat orang menggelengkan kepala.
“Bukan hanya perbuatan. Hasilnya pun luar biasa, coba Anda cek kasus vaksin flu burung yang sampai triliunan dan itu diatur mulai DPR membuat anggarannya, kasus pemalsuan dokumen di tahun 2005 untuk mendapatkan proyek itu. Sampai dia palsukan dokumennya, ditandatangani sendiri, dia cetak sendiri dokumen bank garasi itu. Terus kemudian MK mau disuap, KPK mau diintimidasi dengan mengancam pimpinan KPK,” bebernya.
“Ada banyak kasus lainnya yang memang dia lakukan dengan cara-cara tidak wajar, seperti kasus yang tujuh miliar itu kasus bandara di Makassar,” pungkas eks-aktivis Forum Kota (Forkot) 98 itu.(OZ/ian)

Iklan

Aksi

Information

2 responses

25 09 2011
Amiril Lubis

Maaf sebelum nya.Saya rasa sebelum kita menghakimi seseorang sebaiknya kita memandang permasalahan dari segala sisi.Apakah perbuatan ini dia lakukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok.Kalau untuk kepentingan kelompok,maka yang salah adalah seluruh kelompok bukan pribadi.Saya kurang setuju seseorang di vonis salah tanpa pandangan yang luas.

terima kasih.

Amiril Lubis
Balik Papan-Kaltim.

26 05 2011
Mahfud MD Lebih Suka Disebut Lulusan Pesantren | Bani Madrowi

[…] Masinton Pasaribu: Kejahatan Nazaruddin Lebih Parah dari Gayus […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: