Menanti ‘Hari KEBANGKITAN ISLAM’

21 05 2011

Menurut saya, saat ini sudah sangat tidak relevan untuk kita membahas apalagi ‘merayakan’ kebangkitan semu yang ditapaki oleh peradaban sampah yang sedang diimpikan oleh negeri ini hampir 103 tahun lamanya. Yang lebih elit adalah kita membahas dan menapaki kebangkitan hakiki, kebangkitan yang diawali dengan peningkatan tarap pemikiran yang ditandai dengan munculnya peradaban hebat nan mulia.

Dulu ada saatnya manakala peradaban islam berada pada titik puncak keemasan. Kemajuan dan kemakmuran dimana-mana; dibidang politik, sosial, sains-teknologi, dan ekonomi. Tidak ada yang memungkiri bahwa kemajuan sains-teknologi saat ini asas dan pondasinya diletakkan oleh peradaban islam. Hal ini terwujud karena adanya sinergisitas yang luar biasa antara para individu yang hidup dengan motivasi spritual, masyarakat yang maju dengan budaya rasional, serta negara dan pemerintahan yang dijalankan secara ideal dengan menggunakan akidah islam sebagai asas dan patokan utama dalam merancang kebijakan dan peraturan.

Mengenang masa keemasan peradaban islam bukanlah romantisme sejarah. Melainkan sebuah upaya untuk menyadarkan kita bahwa kakek-nenek moyang kita adalah orang-orang hebat nan mulia. Di dalam tubuh kita mengalir darah mereka. Satu hal yang perlu diingat; Kita masih memiliki apa yang pernah membuat mereka hebat dan mulia yakni Islam.

Kemudian Muncul pertanyaan dibenak kita, mengapa peradaban tinggi yang pernah melahirkan generasi hebat nan mulia itu bisa tenggelam?, lalu apa yang dapat kita perbuat untuk mengangkat peradaban mulia tersebut dari dasar samudra agar dapat tegak kembali untuk belayar menuju tanah impian?. Pertanyaan-pertanyaan ini sudah ada jawabannya, mari kira cari.

Kemajuan peradaban islam tidak lain dan tidak bukan disebabkan karena islam dipraktikkan secara sinergis baik di level individu, level sosio-kultural, maupun level sistemik-struktural. Ummat ini jika ingin menapaki kebangkitan dan ingin mengawali reinkarnasi peradaban islam yang hebat nana mulia, maka mau tidak mau mereka harus menjadikan aqidah islam sebagai asas yang menjadi arahan kehidupan mereka. Di atasnya dibangun negara dan pemerintahan. Dan dengannya diselesaikan seluruh problem kehidupan. Jika ini dijalankan, maka kebangkitan pasti muncul. Ummat islam pun akan mampu menggapai puncak kegemilanganya lagi, dan mampu meraih kembali kepemimpinan dunia menggantikan hegemoni amerika.

Demikianlah tata cara menapaki kebangkitan, tata cara Mengangkat Peradaban Mulia dari Dasar Samudra. So, mari kita perjuangan, setelahnya baru kita duduk manis menanti…
Allahu a’lam []

[ Fahrur Rozy ]

Iklan

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: