Siswa Belajar di Gubuk Reot dan Kolong Rumah

3 05 2011

Tasikmalaya: Indonesia memperingati Hari Pendidikan Nasional, Senin (2/5) kemarin. Namun, wajah muram masih saja menyelimuti dunia pendidikan Indonesia.
Kondisi memprihatinkan itu, antara lain, menimpa siswa Sekolah Dasar Negeri Budiwangi, Desa Cisempur, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Para siswa terpaksa belajar di gubuk tanpa dinding. Yang belajar di gubuk adalah siswa kelas dua dan enam.
Mereka mengaku tidak nyaman dan tidak bisa konsentrasi saat mengikuti pelajaran. Jika hujan turun, kegiatan belajar-mengajar bahkan terpaksa harus dibubarkan.
Sementara di Desa Lappo Ase, Kabupaten Bone, Sulawasi Selatan, siswa Madrasah Tsanawiyah Darul Muttaqin harus rela belajar di bawah kolong rumah warga.
Di dalam kelas yang berukuran seadanya itu dihuni puluhan pelajar. Ruang belajar darurat tersebut memakai papan kayu sebagai dinding. Kepala sekolah tersebut, Muhammad Achlidin menyatakan, sekolahnya terpaksa berada di kolong rumah warga karena keterbatasan ruang kelas.
Achlidin berharap, pemerintah setempat memberi perhatian agar siswanya tidak terganggu saat proses belajar-mengajar. (metrotvnews.com, 3/5/2011)

Iklan

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: