KHILAFAH ASAS TERPENTING SETELAH AQIDAH ISLAM

16 07 2010

hancurnya Khilafah Islamiyah pada tahun 1342 H (1924 M) nasib kaum muslimin menjadi lebih mengenaskan daripada nasib anak-anak yatim yang hadir pada jamuan makan orang-orang kikir.

Pada pagi hari tanggal 3 Maret 1924M (28 Rajab 1342 H), Mustafa Kamal –yang berdarah Yahudi, anggota Freemasonry, dan agen Inggris— telah menghancurkan Khilafah Islamiyah.

Pada saat itu seharusnya umat Islam wajib mengangkat senjata untuk menghadapi Mustafa Kamal –agen Inggris dan pengkhianat umat itu— yang telah mengubah Darul Islam menjadi Darul Kufur dan mewujudkan cita-cita tertinggi kaum kafir yang sudah lama mereka impikan. Akan tetapi sayangnya kaum muslimin waktu itu tidak mampu bergerak karena terbelenggu dalam segala urusannya serta tengah mengalami kemerosotan yang parah. Maka terjadilah tindak kejahatan tersebut dan kaum kafir yang sangat dengki kepada Islam pun akhirnya dapat mengokohkan cengkeramannya di negeri-negeri dan bangsa-bangsa Islam serta dapat memecah-belahnya dengan cara yang sangat kejam. Mereka memecah-belah umat Islam yang satu menjadi banyak negara berdasarkan kebangsaan, sifat primordial, dan ‘ashabiyah (fanatisme golongan). Kaum kafir mencerai-beraikan negeri-negeri Islam yang satu itu menjadi banyak negeri dan wilayah serta meletakkan batas-batas dan pemisah-pemisah di antaranya. Sebagai pengganti negara Khilafah Islamiyah, kaum kafir mendirikan puluhan negara boneka yang kerdil serta mengangkat para penguasanya di sana sebagai antek-antek untuk menjalankan instruksi-instruksi majikan mereka tersebut. Mereka menghapuskan Syariat Islam dalam aspek pemerintahan, ekonomi, hubungan internasional, muamalah dalam negeri, dan peradilan. Mereka memisahkan agama dari negara dan membatasi peran agama Islam hanya dalam sebagian aspek ibadah dan hukum-hukum keluarga (al ahwal asy syakhshiyah) seperti halnya agama Kristen. Mereka pun menghancurkan peradaban (hadharah) Islam dan mencabut pemikiran-pemikiran Islam untuk kemudian digantikan dengan peradaban dan pemikiran-pemikiran Barat.

Kaum kafir penjajah cukup berhasil dalam usaha mereka menyesatkan kaum muslimin dan menjauhkan mereka dari hakikat agama Islam. Mereka cukup berhasil pula dalam upayanya untuk memberikan kesan bagus pada berbagai persepsi, standar, dan moral dari peradaban Barat.

Akan tetapi hikmah (kebijaksanaan) Allah jua yang akhirnya tiba, dan kehendak-Nya jua yang akhirnya berkuasa. Allah SWT telah berkehendak agar umat Islam kembali sadar dan kembali bangkit dari keterpurukannya. Allah SWT pun berkehendak agar umat Islam menyadari bahwa mereka tidak akan terbebas kecuali dengan mendirikan kembali Khilafah Islamiyah yang lurus berdasarkan minhaj (jalan) kenabian.

Sesungguhnya asas terpenting dari asas-asas Islam –setelah Aqidah Islamiyah— tiada lain adalah keberadaan Khilafah Islamiyah. Mengapa ? Sebab tanpa Khilafah Islamiyah negeri-negeri Islam akan tetap terpecah-belah dan bangsa-bangsa muslim akan tetap tercerai-berai. Tanpa Khilafah Islamiyah negara-negara kafir imperialis akan tetap dapat menancapkan hegemoninya atas kita, merampok sumber daya alam kita, dan mengobarkan permusuhan di antara sesama kita. Tanpa Khilafah Islamiyah kaum Yahudi Israel akan tetap dapat menduduki tempat-tempat suci kita dan dapat terus melancarkan pembantaian dan penghinaan kepada kita. Tanpa Khilafah Islamiyah bangsa-bangsa muslim di Bosnia, Chechnya, Palestina, Lebanon, Kashmir, dan di tempat-tempat lain akan tetap dibunuhi, diusir, dirobohkan tempat-tempat ibadahnya, serta dilecehkan kehormatannya, tanpa ada satu pihak pun yang sudi mengulurkan pertolongan. Tanpa Khilafah Islamiyah, kaum muslimin yang tidak berjuang dengan sungguh-sungguh untuk mendirikan kembali Khilafah, akan tetap bergelimang dalam dosa besar dan akan selalu mendapat murka Allah, meskipun mereka tetap berpuasa, mendirikan sholat, melaksanakan ibadah haji, dan menunaikan zakat.

Maka dari itu, berjuang untuk mendirikan Khilafah Islamiyah saat ini hukumnya telah menjadi fardhu ‘ain, yang harus dilaksanakan dengan mengerahkan daya upaya yang sebesar-besarnya dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.

Wahai kaum muslimin penuhilah seruan Tuhan kalian :

“Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada sesuatu yang memberi kehidupan kepada kamu.” (QS Al Anfaal : 24)

Iklan

Aksi

Information

2 responses

20 11 2015
MINDAR

AMINNNNN…..

21 06 2011
Rahman Ghannie

will rise again……………

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: