Stop Dakwah Lintas Gender…!!!

23 04 2011

Dakwah adalah sebuah kegiatan yang bersifat menyeru, mengajak, dan memanggil orang untuk beriman kepada Allah SWT. Sesuai dengan garis aqidah, syariat, dan akhlak islam. Kata dakwah merupakan masdar ( kata benda) dari kata kerja yad’u yang berarti panggilan, seruan atau ajakan.

Tujuan dakwah ialah menjadikan kebahagian dan kesejahteraan hidup dunia dan akhirat. Yang diridhoi Allah, Nabi Muhammad SAW mencontohkan dakwah kepada umatnya dengan berbagai cara: lisan, tulisan dan perbuatan yang dimulai dari istri, keluarga bahkan penguasa. Salah satu jenis dakwah adalah dakwah fardiah yakni metode dakwah yang dilakukan seseorang kepada orang lain (satu orang) atau kepada beberapa orang dalam jumlah kecil dan terbatas. Dakwah ini biasanya terjadi tanpa adanya persiapan yang matang dan sistematis. Aktivitas ini tergambar dalam menasehati teman sejawat, teguran, anjuran, memberi contoh termasuk mengunjungi orang sakit, dan pada waktu ada acara tahniah (ucapan selamat) pada acara kelahiran tau pernikahan.

Kewajiban berdakwah sudah sangat jelas diperintahkan oleh Allah Dalam surah Al-Imran ayat 104 yang artinya “Hendaklah ada diantara kalian kelompok yang menyeru kepada Islam memerintahkan kemakrufan dan mencengah kemungkaran mereka itulah orang-orang yang beruntung” Jadi berlomba-lomba dalam kebaikan menjadi orang-orang yang beruntung dan menunaikan kewajiban pada sang pencifta (Allah SWT) menjadi suatu keharusan bagi setiap umat islam, sebagimana telah disebutkan juga dalam Alquran bahwa berlomba-lombalah dalam kebaikan. Kewajiban berdakwah juga tidak hanya di haruskan berdasarkan jenis kelamin seperti pria saja atau wanita saja yang bisa tapi kepada orang-orang yang beriman baik pria maupun wanita. Karena kedudukan pria dan wanita dihadapan syariah sama dalam pembebanan hukum dan Islam tidak membeda-bedakan antara pria dan wanita ketika menyeru kepada keimanan, Islam juga tidak membeda-bedakan beban (taklif) untuk mengemban dakwah Islam antara pria wanita dan Allah memberikan potensi yang sama kepada laki-laki dan perempuan berupa akal dan naluri.

Keutamaan dakwah

Allah menggambarkan keutamaan aktivitas berdakwah dengan niat karena-Nya dalam kitab suci Alqur’an yang artinya ”Siapakah yang lebih baik perkataannya dari pada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal sholeh dan berkata sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerahkan diri” (Q.S. Fushilat:33) juga hadist yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari “Demi Allah pemberian petunjuk ke jalan Allah olehmu kepada satu orang saja itu lebih baik bagimu daripada humurun’am (unta merah) yakni unta yang paling mahal kalau di ibaratkan saat ini seperti mobil mewah kelas ferrari dan mercedez) dalam hadist yang lain juga disebutkan bahwa “ Siapa tertunjuki atas usahamu maka itu lebih baik dari apa yang dijangkau matahri dibumi sejak terbit hingga terbenam” yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan muslim. Sehingga menjadi hal yang sangat wajar jika banyak sekali umat Islam yang ingin menjadi pengemban dakwah dalam berlomba-lomba untuk mendapatkan kabaikan ini, sehingga menjadikan siapa saja yang dapat dijadikan sebagai ladang dakwah yang akan dipanen di hari akhir kelak.

Namun banyak orang yang yang salah dalam mencari dan menetapkan ladang dakwah ini sehingga bukanlah kebaikan yg diperoleh namun sebuah dosa besar yang tidak mereka sadari secara pelan-pelan mengikis aqidah mereka. Yakni dakwah kepada berlainan jenis kelamin “dakwah lintas gender” yang bukan mahram seperti dari laki-laki kepada perempuan atau sebaliknya dari perempuan kepada laki-laki dengan dalih dakwah kepada teman ( teman cerita, teman makan, teman curhat, dan teman lainnya) atau calon suami atau calon istri yang nikahnya 2 sampai 3 tahun kedepan bahkan lebih biar jadi istri yang sholeha dan jadi suami yang sholeh. Namun calon istri dan suami yang salahlah yang mereka dapatkan dengan melakukan aktivitas seperti ini. Dengan berbagai bentuk agenda dakwah yang dilakukan yang semuanya mengundang datangnya bisikan syaitan tanpa mereka sadari, mereka melakukan hal yang sangat dilaknat Allah yakni zina. Misalnya dakwah dengan jejaring sosial lintas gender yang saling coment di facebook, twitter dan lainnya tentang hal yang berbau Islam dengan dalih dakwah tapi ada rasa lain yang berkecambuk tanpa mereka sadari ada ketagihan yang muncul dan bangkitnya gorizah na’u ( naluri suka kepada lawan jenis) karena adanya rangsang dari luar berupa coment-coment yang berkesan lain di hati (zina hati), dakwah lewat udara alias saling telpon berbincang masalah agama atau yang bernuansa Islami menanyakan pendapat, hukum suatu perbuatan atau lainnya yang berujung pada hal lain (zina lisan), atau lewat sms dengan lembutnya syaitan menghembuskan bisikan kesesatan yang tidak disadari untuk mengirimkam pesan bernuansa kebaikan seperti: kata-kata motivasi, menanyakan kabar, menanyakan aktivitas, mengirimkan ayat Alqur’an, hadist, ucapan selamat, nasihat, ucapan doa, dukungan dalam perjuangan, membangunkan sholat malam, mengingatkan sholat, puasa, rihlah dan mabit dan sebagainya, dengan niat si penerima terkesan dan merasakan hal yang sama, apalagi hadirnya alat komunikasi yang serba cangih ini membuat orang merasa dekat tanpa harus bersua atau bertatap muka sekalipun (zina hati).

Dan jika seseorang melakukan hal yang salah namun dianggapnya benar maka Allah akan membiarkan dia dalam kesesatan itu sehingga kamu bertaubat. Karena semakin tinggi iman seseorang semakin halus bumbu-bumbu kesesatan yang ditaburkan oleh setan untuk mengelabui manusia supaya mereka merasa benar dengan kesalahan yang mereka lakukan. Atau bahkan dakwah lintas gender secara terang-terangan alias (bertatap muka). Berawal dari niat rasa silaturahmi kepada saudara seiman, diskusi seputar islam dan lainnya yang berujung pada niat menjadikan dia calon pendamping hidup karena semakin sering berjumpa apalagi berdiskusi benih – benih naluri rasa suka pada lawan jenis akan tumbuh semakin subur mengotori kebersihan niat. Menjadi target si dia dapat masuk menjadi daftar kriteria yang diimpikan untuk mendampingi hidup nantinya. Atau berlandaskan rasa persaudaraan terjadilah hubungan yang namanya abang angkat, adik angkat, dan angkat-angkat lainnya. Hubungan ini akan menimbulkan hubungan yang sangat dekat tentunya bahkan ada yang hidup satu rumah saling mengunjungi dan lainnya, kedekatan ini dapat menimbulkan kepercayaan yang mendalam sehingga dengan bebasnya mereka akan berani membuka aurat yang jelas-jelas bukan mahramnya sebab hanya sebatas saudara angkat. Untuk mendapatkan ridha Allah dengan jalan dan cara yang salah. Dan hal ini HARAM hukumnya dalam Islam. Karena tidak ada hak laki-laki yang bukan mahram atau saudara kita untuk tau lebih detail tentang kita sampai hal yang bersifat pribadi.

Dakwah yang dilakukan kepada seseorang tanpa adanya niat karena Allah tapi karena sesama manusia tidak akan mendapat ridho Allah sebab suatu perbuatan akan di ridhoi Allah jika dilakukan dengan ikhlas tanpa berharap imbalan apapun selain pahala Allah dan caranya benar yakni terikat dengan hukum syara’. Karena aktivitas dakwah yang dilakukan karena orang lain hanyalah asas manfaat saja yang tidak menutup kemungkinan untuk mendapatkan sesuatu dan jika telah diraih akan meninggalkan aktivitas dakwah itu sendiri karena tidak di dasari takwa kepada Allah. Jadi tidak ada dakwah lintas gender dan hukumnya haram karena banyaknya kemudharatan yang akan ditimbulkannya. Stop dakwah lintas gender. Semoga Allah menjadikan kita orang-orang yang slalu bertawakal kepada Sang Pencipta dan Pengatur segalanya. Amin Ya Rabbal alamin…………

Solusi………niat dakwah karena Allah

Wahai para pengemban risalah Allah sadarlah……..!!!

Hanya kejujuran dan ketulusan sajalah yang mampu mengalahkan niat yang telah ternoda di dalam dada ketika niat telah terkotori. Dan cinta telah berharap kepada yang lain…

Wallau’alam bishawab…

=Qatrun Nada & Rindy=
mediaislam onlin/23/04/2011

About these ads

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 30 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: